DIKIRA HALAL, TERNYATA HARAM

Edisi Cantik & Ganteng (yang Salah Niat)

Zaman sekarang, 'glow up' dan 'self-care' itu udah kayak jadi kewajiban ya, guys. Pengen tampil bersih, rapi, enak dilihat, itu manusiawi sangat. Tapi, tunggu dulu!

Siapa sangka, gak semua cara “merawat diri” itu dibolehkan dalam Islam! Sebagian individu mengasumsikan hal tersebut sebatas pilihan estetika, namun secara syariat berimplikasi pada validitas bersuci serta kesesuaian hukum hukum ibadah.

Kadang niatnya untuk tampil rapi dan bersih, tapi tanpa sadar bisa terjerumus ke hal yang dilarang.

Contoh Konkretnya Apa Aja?

Nah, untuk tahu contoh-contoh spesifiknya apa aja—mulai dari yang nempel di mata, di alis, sampai di kuku—coba tonton video singkat di bawah ini. Penjelasannya singkat, padat, dan langsung ke intinya.

Standar Ganteng & Cantik Versi Islam

Kaget? Atau udah tahu? Intinya, banyak dari larangan itu berkaitan sama dua hal: (1) Menghalangi air wudhu, dan (2) Mengubah ciptaan Allah secara permanen.

Jadi, ingat ya...

Cantik dan ganteng versi Islam itu bukan soal bentuk, tapi kebersihan hati dan ketaatan pada aturan Allah.

Merawat diri itu sangat dianjurkan, bahkan bagian dari iman (kebersihan sebagian dari iman). Pakai skincare biar kulit sehat, pakai parfum non-alkohol biar wangi, potong kuku, sisiran rapi, itu semua berpahala. Tapi, kalau sudah sampai mengubah atau menghalangi ibadah, nah itu dia 'red flag'-nya.

Ada yang punya pengalaman soal ini? Atau tahu contoh lain?