Pernah merasa doa kok kayaknya mantul lagi ke bumi? Mungkin kita kurang "pemanasan". Sebagaimana tata krama menghadiri agenda formal penting, persiapan penampilan dan sikap batin menjadi prioritas utama. Nah, apalagi mau minta sama yang punya alam semesta.

Berdoa di waktu mulia
Pilih waktu terbaik, saat semesta sedang tenang-tenangnya.
01. Waktu yang Mulia

Cari waktu "Prime Time"-nya doa. Ada yang tahunan (Ramadhan), mingguan (Jumat), sampai harian (waktu sahur/sepertiga malam). Di saat orang lain tidur, itu waktu paling eksklusif buat curhat.

02. Kondisi Istimewa

Manfaatkan "jalur cepat" saat turun hujan, lagi puasa, atau jeda antara Azan dan Iqamah. Itu waktu-waktu di mana pintu langit lagi open house.

Menghadap kiblat
Menghadap Kiblat: Gestur tubuh yang mengikuti arah hati.
03. Gestur Tubuh: Menghadap Kiblat

Angkat tanganmu tinggi-tinggi seolah sedang menerima pemberian. Setelah selesai, usap wajah sebagai tanda syukur ilmu dan berkah sudah turun.

04. Gak Perlu Puitis Berlebihan

Prinsip penyampaian doa tidak mensyaratkan rima yang kompleks atau penyusunan kalimat artifisial yang di luar pemahaman personal artinya. Pakai bahasa jujur dari hati saja, itu jauh lebih bergetar.

05. Suara Lirih: Bisikan ke Bumi, Didengar Langit

Gak usah teriak-teriak. Doa itu percakapan rahasia. Semakin lembut suaramu, biasanya semakin jujur isinya.

Khusyuk
Hadirkan hatimu sepenuhnya, jangan cuma bibir yang bergerak.
06. Hadirkan Hati (Khusyuk)

Diharapkan memfokuskan konsentrasi penuh tanpa teralihkan oleh urusan administratif finansial atau domestik harian. Pastikan saat lisan bicara, hati juga ikut "menandatangani" permohonan tersebut.

07. Protokol Hamdalah & Shalawat

Jangan langsung "to the point" minta rezeki. Puji dulu Sang Pemberi, sapa kekasih-Nya (Nabi Muhammad SAW). Ini tata krama dasar dalam langit.

08. Yakin 100%!

Berdoalah seolah-olah kamu sudah memegang kunci jawabannya. Tuhan itu sesuai persangkaan hamba-Nya. Kalau kamu ragu, gimana langit mau bantu?

09. Gigih & Gak Buru-buru

Ulangi doamu 3 kali. Jangan hari ini doa, besok protes kok belum dikabulin. Sabar itu bagian dari doa itu sendiri.

10. Tobat & Ikhlas:

Puncaknya Adab Batin. Imam Al-Ghazali bilang ini yang paling penting. Sebelum minta, bersihkan dulu "wadah"-nya dengan tobat. Balikin hak orang yang pernah kita ambil. Hati yang bersih adalah magnet sangat kuat buat doa.

Tobat

"Doa bukan cuma soal hasil, tapi soal proses mendekatnya seorang hamba pada Tuhannya."