Refleksi: Ganti Presiden atau Ganti Kualitas?
Sobat, ikut sedikit nimbrung nih soal kalimat yang lagi viral di kaos, gelas, dan printilan lainnya: "Tahun 2019, Ganti Presiden". Ssssttt... emangnya kalau ganti presiden sudah pasti keadaan langsung otomatis lebih baik dari yang sekarang? ๐ค
Gimana sekiranya kalau kita ganti presiden tapi keadaannya malah tambah parah? Saudaraku, semua rakyat pasti bermimpi punya sosok pemimpin yang sukses, amanah, adil, dan peduli banget sama agama serta negara.
Langkah Menggapai Pemimpin Ideal
Tapi masalahnya, kapankah kita akan meraihnya? Jawabannya sebenarnya sudah ada di dalam Al-Qurโan sebagai petunjuk hidup kita:
ููููุฐููููู ูููููููู ุจูุนูุถู ุงูุธููุงููู ูููู ุจูุนูุถูุง ุจูู ูุง ููุงูููุง ููููุณูุจูููู"Dan demikianlah Kami jadikan sebahagian orang-orang yang zalim itu menjadi teman bagi sebahagian yang lain disebabkan apa yang mereka usahakan." (QS. Al-Anโam: 129).
Dalam ayat yang mulia ini, Tafsir As Sa'di menjelaskan faedah penting: bahwa kalau hambanya banyak melakukan kedzaliman dan dosa, Allah bakal kasih pemimpin dzalim yang mengajak ke kejelekan. Sebaliknya, kalau rakyatnya baik, shalih, dan istiqomah, Allah niscaya bakal angkat pemimpin yang adil dan baik pula. โจ
Pemimpin Adalah Potret Keadaan Kita
Tegasnya, metode dapetin pemimpin idaman itu balik lagi ke diri kita sendiri. Pemimpin kita adalah potret keadaan kita. Jadi, bukannya sibuk mencaci pemerintah, meminta pergantian paksa, atau sejenisnya, langkah yang lebih jitu adalah:
- Bertaubat kepada Allah
- Memperbaiki aqidah dan ibadah
- Mendidik keluarga dengan Islam yang shahih
Ini sesuai dengan janji Allah dalam firman-Nya:
ุฅูููู ุงูููู ูุงูููุบููููุฑู ู ูุงุจูููููู ู ุญแบฌุชููู ููุบููููุฑููุง ู ูุงุจูุฃููููุณูููู ู"Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri." (QS. Ar-Raโad: 11).
Daulah Islam Dimulai dari Hati
Ada ucapan keren dari tokoh aktivis dakwah modern: "Tegakkanlah daulah Islam di hati kalian, niscaya akan terwujud daulah Islam di atas bumi kalian."
Jadi, kalau mau pemimpin idaman, yuk kita berbenah sejak sekarang. Perbaiki akidah, ibadah, dan akhlak kita. Niscaya Allah akan kirimkan pemimpin yang sesuai harapan kita, insya Allah.
Tapi... kalau kualitas kita masih kayak tahun kemarin atau malah makin parah, ya jangan terlalu banyak berharap deh bakal punya pemimpin lebih baik. Bisa-bisa malah dapet yang lebih parah lagi. Duh, jangan sampai ya! ๐ซฃ
FAQ (Tanya Jawab Singkat)
A: Secara spiritual (ayat Al-An'am: 129) dan sosiologis, pemimpin lahir dari rahim budaya masyarakatnya sendiri.
A: Kritik boleh saja sebagai kontrol sosial, tapi fokus utama perbaikan tetap pada kualitas akar rumput (rakyat).
A: Memperbaiki ketaatan di dalam lingkup terkecil, yaitu diri sendiri dan keluarga.
Kesimpulan
Perubahan sebuah bangsa tidak dimulai dari kotak suara semata, tapi dari sujud-sujud kita dan perbaikan akhlak di pasar, kantor, hingga rumah. Ya Allah, perbaikilah keadaan kami dan anugerahkanlah pemimpin yang baik kepada kami. Amin. ๐
