Kenapa Harus Snap? Cara Menghapus Snap dari Ubuntu Sampai Bersih! 🛠️

Layar Kosong 27 Desember 2025 Balikpapan

Pernah ngerasa Ubuntu kamu jadi makin berat? Atau pas buka Firefox, kok nunggunya lama banget sampai bisa ditinggal bikin kopi? Nah, kemungkinan besar pelakunya adalah Snap. 🐌

Ubuntu Tanpa Snap

Snap sebenarnya niatnya baik: biar aplikasi selalu update dan punya dependency sendiri. Tapi bagi kita yang mendewakan kecepatan dan kendali penuh, Snap seringkali dianggap "bloatware" yang dipaksakan oleh Canonical. Di Linux, kitalah bosnya! Kalau tidak suka, ya tinggal buang. Itulah indahnya ekosistem ini.

Kenapa hapus Snap?
1. Booting dan buka aplikasi lebih lama.
2. Memenuhi daftar df -h dengan loop devices.
3. Integrasi tema yang kadang berantakan.
4. Kita ingin kembali ke cara tradisional: APT dan PPA!

Langkah-Langkah Eksekusi: Hapus Snap Sampai Akar! 🪓

Sebelum kita hapus, kita perlu amankan Firefox kita dulu lewat PPA resmi dari Mozilla Team agar Firefox kita tetap versi terbaru tapi dalam format .deb yang kencang.

# Tambahkan PPA Mozilla agar Firefox tetap update
sudo add-apt-repository ppa:mozillateam/ppa
sudo apt update

Sekarang, saatnya operasi pembersihan dimulai. Masukkan perintah ini satu per satu (atau sekaligus kalau kamu berani) untuk mencopot semua paket Snap yang menempel di sistem:

# Hapus Firefox Snap terlebih dahulu
sudo snap remove --purge firefox
# Cek daftar yang tersisa
snap list
# Hapus semua core dan store satu per satu
sudo snap remove --purge snap-store
sudo snap remove --purge prompting-client
sudo snap remove --purge gtk-common-themes
sudo snap remove --purge gnome-42-2204
sudo snap remove --purge firmware-updater
sudo snap remove --purge desktop-security-center
sudo snap remove --purge snapd-desktop-integration
sudo snap remove --purge core22
sudo snap remove --purge bare
sudo snap remove --purge snapd

Setelah semuanya bersih, kita harus mengunci sistem agar Ubuntu tidak diam-diam menginstal kembali snapd saat kita sedang melakukan apt upgrade. Istilahnya adalah holding package.

# Kunci snapd agar tidak bisa terinstal lagi
sudo apt-mark hold snapd
# Instal Firefox versi ESR yang stabil lewat APT
sudo apt install firefox-esr
# Terakhir, hapus folder sisa di direktori Home kamu
sudo rm -rf ~/snap

Tabel Perbandingan: Pilih Mana? 📊

Banyak yang nanya, "Lalu pakai apa kalau tidak pakai Snap?". Sebenarnya sah-sah saja kalau kamu mau tetap menyimpan Snap atau pakai Flatpak secara berdampingan. Linux itu soal pilihan. Ini panduan singkatnya:

FiturAPT (Native)FlatpakSnap
Kecepatan BukaSangat Cepat ⚡Cepat ✅Lambat 🐢
Privasi/SandboxTerbatasTinggiTinggi
Space DiskEfisienBorosSangat Boros
Integrasi TemaSempurnaBaikKadang Error

Opini jujur: Untuk pengguna umum, Flatpak adalah alternatif yang jauh lebih baik daripada Snap kalau kamu butuh aplikasi yang tidak ada di repo APT (seperti Discord atau Spotify). Flatpak lebih ramah komunitas dan performanya lebih stabil di berbagai distro.

Kesimpulan: Kedaulatan di Tangan User! ✊

Inilah alasan kenapa saya cinta mati sama Linux. Pengguna akhir punya hak penuh untuk membentuk sistem sesuai kemauan mereka. Tidak suka bloatware bawaan? Hapus. Tidak suka Desktop Environment-nya? Ganti. Tidak suka cara package management-nya? Pakai yang lain.

Dengan menghapus Snap, kamu bukan cuma menghemat beberapa ratus megabyte RAM, tapi kamu juga sedang menegaskan bahwa sistem ini adalah milikmu, bukan milik perusahaan yang memaksakan standar tertentu. Selamat menikmati Ubuntu yang lebih ringan dan responsif! 🌬️