Cara Memasang dan Install XFCE Desktop on Linux Distros

Oleh: Fakhrul Rijal 27 Mei 2026 Referensi: Dokumentasi Resmi XFCE & Manajer Paket Distro Linux

Bagi para pengguna Linux, memilih Desktop Environment (DE) yang tepat adalah separuh dari kebahagiaan komputasi. Mengapa banyak dari kita yang berpaling ke XFCE? Jawabannya sederhana: kecepatan, efisiensi resource, dan modularitas tingkat tinggi. XFCE menawarkan fungsionalitas desktop penuh tanpa menguras RAM atau membebani CPU, menjadikannya pilihan optimal untuk membangkitkan laptop lawas atau memaksimalkan performa rig modern kita. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem.

Di mana pun lingkungan kerja Anda berada—baik mengelola server headless, setup desktop minimalis, atau sekadar ingin mengganti DE bawaan yang terasa kembung (bloated)—XFCE adalah jawaban yang andal. Artikel ini menyajikan panduan komprehensif mengenai cara memasang lingkungan desktop modular ini di berbagai keluarga distribusi Linux populer.

Ilustrasi instalasi XFCE Desktop Environment di terminal Linux
Transformasi Linux Anda dengan XFCE: Ringan, responsif, dan mudah dikonfigurasi melalui baris perintah.

Panduan Instalasi XFCE Berdasarkan Keluarga Distribusi

Bagaimana cara memasangnya? Proses pemasangan XFCE sangat bergantung pada pengelola paket (package manager) dari masing-masing distribusi. Di bawah ini adalah daftar perintah lengkap yang dieksekusi langsung melalui terminal kesayangan Anda. Pastikan Anda memiliki hak akses sudo sebelum menjalankan perintah berikut.

Debian-based

Mencakup distribusi populer seperti Ubuntu, Debian, Linux Mint, LMDE, Pop!_OS, Zorin OS, Elementary OS, Kali Linux, MX Linux, dan Peppermint. Keluarga ini memanfaatkan manajer paket apt untuk menarik metapackage XFCE beserta seluruh komponen penunjangnya secara otomatis.

Debian / Ubuntu & Turunannya
sudo apt update
sudo apt install xfce4 xfce4-goodies lightdm
sudo systemctl enable lightdm

Arch-based

Bagi penikmat ekosistem rilis bergulir (rolling release) seperti Arch Linux, Manjaro, EndeavourOS, Garuda, CachyOS, ArcoLinux, hingga BlackArch, pemasangan dilakukan lewat pacman. Kita juga menyertakan kelompok paket xfce4-goodies untuk perkakas ekstra yang fungsional.

Arch Linux & Turunannya
sudo pacman -S xfce4 xfce4-goodies lightdm
sudo systemctl enable lightdm

Fedora-based

Untuk pengguna Fedora Workstation, Nobara, Ultramarine, maupun Bazzite, Anda dapat memanfaatkan fitur instalasi grup paket yang disediakan oleh manajer paket dnf.

Fedora & Turunannya
sudo dnf groupinstall "Xfce Desktop"
sudo systemctl enable lightdm
Alur kerja konfigurasi display manager LightDM untuk desktop XFCE
LightDM bertindak sebagai Display Manager standar yang andal dan ringan mendampingi XFCE.

RHEL-based

Di lingkungan enterprise atau server seperti RHEL, AlmaLinux, Rocky Linux, Oracle Linux, dan CentOS Stream, XFCE sering dipasang sebagai alternatif desktop yang hemat memori.

RHEL / Enterprise Linux
sudo dnf groupinstall "Xfce"
sudo systemctl enable lightdm

openSUSE

Baik Anda menggunakan kestabilan openSUSE Leap maupun pergerakan dinamis openSUSE Tumbleweed, pemasangan berbasis pola (pattern) dari zypper akan memastikan seluruh dependensi terpenuhi.

openSUSE Leap / Tumbleweed
sudo zypper install -t pattern xfce
sudo systemctl enable lightdm

Void Linux

Void Linux yang berjalan tanpa systemd menggunakan mekanisme runit untuk manajemen layanan (services). Langkah instalasi dan pembuatan tautan simbolik layanannya adalah sebagai berikut:

Void Linux (Runit Service)
sudo xbps-install -S xfce4 xfce4-plugins lightdm
sudo ln -s /etc/sv/lightdm /var/service/

Gentoo Linux

Untuk para petarung kompilasi kode sumber di Gentoo, kita menggunakan perintah emerge dengan sistem manajemen inisialisasi OpenRC bawaan.

Gentoo Linux
sudo emerge --ask xfce-base/xfce4-meta lightdm
sudo rc-update add lightdm default

Slackware Linux

Kabar baik untuk para pengguna distro legendaris ini; lingkungan desktop XFCE sebenarnya sudah disertakan secara bawaan sejak proses instalasi awal media Slackware. Namun, jika Anda perlu memastikan atau memasangnya kembali, jalankan perintah berikut:

Slackware Linux
slackpkg install xfce
# XFCE is included by default in Slackware

Alpine Linux

Terkenal dengan ukurannya yang super minimalis, Alpine Linux menggunakan pengelola paket apk dan sistem inisialisasi OpenRC untuk mengaktifkan antarmuka grafis XFCE.

Alpine Linux
sudo apk add xfce4 xfce4-goodies lightdm
sudo rc-update add lightdm

NixOS

NixOS menerapkan pendekatan deklaratif yang unik. Alih-alih mengeksekusi perintah instalasi satu per satu, Anda cukup menambahkan baris konfigurasi berikut ke dalam berkas utama Anda yang terletak di /etc/nixos/configuration.nix:

Konfigurasi /etc/nixos/configuration.nix
services.xserver.enable = true;
services.xserver.displayManager.lightdm.enable = true;
services.xserver.desktopManager.xfce.enable = true;

Setelah berkas konfigurasi tersebut Anda simpan, terapkan perubahan sistem secara menyeluruh dengan mengeksekusi perintah di bawah ini:

Eksekusi Rebuild NixOS
sudo nixos-rebuild switch

Clear Linux

Distro besutan Intel yang dioptimalkan untuk performa maksimal ini mengelompokkan perangkat lunak dalam bentuk bundle. Pasang bundle desktop XFCE dengan satu perintah praktis:

Clear Linux OS
sudo swupd bundle-add desktop-xfce

Langkah Terakhir

Kapan perubahan ini akan diterapkan sepenuhnya? Tepat setelah seluruh paket selesai diunduh dan dikonfigurasi oleh manajer paket distro Anda, sistem memerlukan inisialisasi ulang siklus sesi grafis.

Penyelesaian Sistem
Reboot

Setelah komputer Anda menyala kembali, pada layar kunci (display manager* atau LightDM), pastikan Anda memilih opsi sesi XFCE Session sebelum memasukkan kata sandi akun Anda. Selamat menikmati desktop baru yang super gegas dan ringan!