GNOME Resources 1.10: Monitor Sistem Modern dengan Dukungan NPU AMD Ryzen AI

28 Februari 2026 10:00 WIB #GNOME #Linux #AMD #NPU

GNOME Resources 1.10 resmi dirilis dengan dukungan pemantauan NPU AMD Ryzen AI, pencarian multi-proses, deteksi AppImage, dan berbagai peningkatan performa. Simak ulasan lengkapnya dari pengalaman langsung aku.

Sebagai pengguna Linux yang sering beralih antara Fedora dan Arch, aku selalu mencari aplikasi monitor sistem yang eye-candy sekaligus fungsional. Selama ini aku pakai htop di terminal atau GNOME System Monitor bawaan. Tapi jujur, GNOME System Monitor terasa agak ketinggalan zamanβ€”tampilannya kurang modern, tidak ada informasi GPU, apalagi NPU. Nah, beberapa waktu lalu aku menemukan GNOME Resources, monitor sistem berbasis Rust dan GTK4 yang tampilannya sleek. Dan sekarang, versi 1.10 baru saja rilis dengan fitur yang membuat aku excited: dukungan pemantauan NPU AMD Ryzen AI! πŸŽ‰

Di artikel ini, aku akan mengajak Anda menyelami apa itu GNOME Resources, fitur-fitur anyar di versi 1.10, cara instalasi di berbagai distro, hingga pengalaman pribadi aku menggunakannya sebagai daily driver. Yuk, kita mulai petualangan memantau sistem dengan gaya modern!

GNOME Resources: 5W+1H

Sebelum membahas fitur terbaru, mari kita pahami dulu apa itu GNOME Resources dengan pendekatan 5W+1H.

Apa itu GNOME Resources?

GNOME Resources adalah aplikasi pemantau sumber daya sistem untuk lingkungan desktop GNOME. Ditulis dalam bahasa Rust dan menggunakan GTK4 serta libadwaita untuk antarmuka yang modern dan mulus. Aplikasi ini mampu menampilkan penggunaan CPU, memori, GPU, NPU, jaringan, perangkat blok (disk), baterai, serta daftar proses dan aplikasi yang sedang berjalan. Tujuannya adalah memberikan informasi yang cukup tanpa membebani pengguna dengan detail berlebihanβ€”balance between information richness and user-friendliness.

Siapa pengembangnya?

Proyek ini dikelola oleh nokyan (di GitHub) dan kontributor lainnya. GNOME Resources juga telah diterima sebagai bagian dari GNOME Circle, kumpulan aplikasi berkualitas yang melengkapi ekosistem GNOME. Jadi, pengembangannya aktif dan mengikuti standar GNOME.

Kapan rilis versi 1.10?

Versi 1.10 diumumkan pada 28 Februari 2026 (beberapa sumber menyebut akhir Februari). Rilis ini membawa sejumlah fitur baru dan perbaikan yang telah dinanti, terutama dukungan NPU AMD.

Di mana mendapatkannya?

Cara utama dan resmi adalah melalui Flathub (Flatpak). Tersedia juga paket tidak resmi untuk Arch Linux (di repositori extra), Fedora (melalui Copr), NixOS, serta bisa dikompilasi sendiri dari sumber. Semua tautan ada di halaman GitHub proyek.

Mengapa harus pakai GNOME Resources?

Karena ia menawarkan tampilan modern, mendukung hardware terbaru seperti NPU (Intel dan AMD), dan menggunakan sumber daya minim. Berbeda dengan GNOME System Monitor yang sudah lama tidak disentuh, Resources terasa segar dan informatif. Juga, dukungan terhadap GPU dan NPU sangat membantu pengguna yang bekerja dengan machine learning atau gaming.

Bagaimana cara pakainya?

Sangat mudah. Setelah instalasi, cukup jalankan dari menu aplikasi. Tampilan utamanya terdiri dari beberapa tab: Apps, Processes, CPU, Memory, GPU, NPU, Drives, Network, dan Battery. Anda bisa melihat grafik real-time, menghentikan proses, atau melacak aplikasi yang boros sumber daya. Di versi 1.10, pencarian proses kini mendukung operator | untuk multiple kata kunci.

Fitur Baru GNOME Resources 1.10 yang Bikin Penasaran

Mari kita bedah satu per satu fitur anyar yang dibawa oleh versi 1.10. Aku sudah mencobanya langsung di laptop dengan prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 370.

Dukungan Pemantauan NPU AMD Ryzen AI

Ini adalah headliner rilis 1.10. Jika Anda memiliki prosesor AMD Ryzen AI (misalnya seri Ryzen 7040, 8040, atau Strix Point), dan sudah memuat driver kernel amdxdna serta firmware NPU yang sesuai, GNOME Resources akan menampilkan tab NPU dengan informasi utilisasi, frekuensi, dan memory NPU (jika tersedia). Sebelumnya, fitur ini hanya ada untuk Intel Core Ultra. Kini pengguna AMD juga bisa memantau NPU mereka secara real-time. Aku coba menjalankan beberapa task AI ringan (dengan onnxruntime via NPU), dan grafik langsung bergerak. Keren! πŸ”₯

Pencarian Multi-Proses dengan Operator |

Di tab Processes, sekarang Anda bisa mencari beberapa nama proses sekaligus menggunakan tanda | (pipe). Misalnya, ketik firefox|chrome|gnome-shell untuk menampilkan semua proses dari browser dan shell. Ini sangat membantu saat ingin memonitor beberapa aplikasi sekaligus tanpa perlu berganti-ganti filter. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem.

Deteksi AppImage dan Aplikasi Portable

Resources kini dapat mengenali aplikasi yang dijalankan sebagai AppImage atau format portable lainnya. Di tab Apps, aplikasi-aplikasi tersebut akan muncul dengan ikon yang sesuai, sehingga Anda bisa melihat dan menghentikannya dengan mudah. Sebelumnya, AppImage sering terdeteksi sebagai proses biasa tanpa nama yang ramah.

Deteksi Jembatan Jaringan LXC

Interface jaringan seperti lxcbr0 (jembatan untuk LXC) kini terdeteksi dengan benar, bukan sebagai perangkat tak dikenal. Ini membantu pengguna yang menggunakan container LXC untuk memonitor lalu lintas jaringan container.

Pengurangan Beban CPU dan Memori

Proses latar (companion process) yang mengumpulkan data sistem kini menggunakan lebih sedikit CPU. Menurut catatan rilis, ada optimasi di kode Rust yang mengurangi penggunaan CPU hingga 30% dalam beberapa skenario. Juga, jumlah dependensi Cargo dikurangi, membuat build lebih ringan. Aku membandingkan dengan versi 1.8, memang terasa responsif dan tidak membuat kipas laptop aku berputar kencang hanya karena membuka monitor sistem.

Tampilan dan Pengalaman Pengguna

Meski tidak disebutkan secara eksplisit, GNOME Resources 1.10 juga menyertakan beberapa perbaikan UI kecil, seperti warna grafik yang lebih kontras dan tooltip yang lebih informatif. Semua berkat GTK4 dan libadwaita terbaru.

Sekilas Tampilan GNOME Resources

Berikut beberapa cuplikan layar dari proyek GNOME Resources (sumber: repositori GitHub).

Apps View

Tab Apps: aplikasi yang sedang berjalan

Processes View

Tab Processes: daftar proses dengan opsi filter

CPU View

Tab CPU: grafik per-core dan info lainnya

Memory View

Tab Memory: penggunaan RAM dan swap

GPU View

Tab GPU: informasi GPU (NVIDIA/AMD/Intel)

Drive View

Tab Drive: partisi dan penggunaan disk

Network View

Tab Network: kecepatan uplink/downlink

Battery View

Tab Battery: status baterai dan konsumsi daya

Semua screenshot di atas diambil dari repositori resmi GNOME Resources.

Cara Instalasi GNOME Resources di Berbagai Distro

Instalasi GNOME Resources sangat mudah. Berikut metode yang direkomendasikan (resmi) dan tidak resmi.

βœ… Metode Resmi: Flatpak dari Flathub

Ini adalah cara yang didukung penuh oleh pengembang. Pastikan Anda sudah mengaktifkan Flathub. Kemudian jalankan:

flatpak install flathub net.nokyan.Resources

Setelah terinstal, Anda bisa menjalankannya dari menu aplikasi atau dengan perintah:

flatpak run net.nokyan.Resources

Keuntungan Flatpak: selalu mendapat pembaruan terbaru, terisolasi dari sistem, dan tersedia di semua distribusi Linux.

πŸ“¦ Arch Linux (Repositori Extra)

Pengguna Arch bisa langsung memasang dari repositori extra (paket tidak resmi, tapi dikelola oleh Arch packager). Cukup jalankan:

sudo pacman -S resources

Versi ini biasanya mengikuti rilis terbaru dengan sedikit jeda.

🟦 Fedora (Copr)

Untuk Fedora 39+, tersedia di Copr atim/resources. Aktifkan repositori dan instal:

sudo dnf copr enable atim/resources
sudo dnf install resources

❄️ NixOS / Nix

Di NixOS, tambahkan pkgs.resources ke environment.systemPackages atau gunakan nix-shell. Contoh di configuration.nix:

environment.systemPackages = [ pkgs.resources ];

Catatan: Flatpak version mungkin bermasalah dengan deteksi aplikasi di NixOS, jadi paket native lebih disarankan.

πŸ”§ Kompilasi dari Sumber

Jika Anda ingin build sendiri, pastikan dependensi build terpenuhi: glib-2.0 β‰₯ 2.66, gtk4 β‰₯ 4.12, libadwaita-1 β‰₯ 1.8, cargo, dan Rust 1.85+. Kemudian:

git clone https://github.com/nokyan/resources.git
cd resources
meson . build --prefix=/usr/local
ninja -C build install

Dependensi Runtime (Opsional)

Tanpa keduanya, aplikasi tetap berjalan tetapi fitur tertentu mungkin tidak berfungsi.

Pengalaman Pribadi Menggunakan GNOME Resources 1.10

Setelah memakai GNOME Resources selama seminggu, aku merasa aplikasi ini layak menjadi pengganti GNOME System Monitor. Antarmukanya yang bersih, responsif, dan informatif membuat aku betah. Berikut beberapa catatan harian aku:

Aku juga menguji fitur jaringan LXC karena aku sering menggunakan LXC untuk pengembangan. Interface lxcbr0 muncul dengan nama yang benar dan grafik traffic-nya akurat.

Perbandingan dengan Monitor Sistem Lain

FiturGNOME ResourcesGNOME System Monitorhtop (terminal)btop (terminal)
Antarmuka Grafisβœ… Modern (GTK4)⚠️ Ketinggalan zaman❌ Terminal❌ Terminal (TUI)
Dukungan GPUβœ… Ya❌ Tidak⚠️ (lewat skrip)βœ… Ya
Dukungan NPUβœ… Intel & AMD❌❌❌
Pencarian Multi-Prosesβœ… (operator |)❌ Hanya satu⚠️ (via regex)βœ… (filter)
Deteksi AppImageβœ…βŒβŒβŒ
Sumber Daya CPURendahSedangSangat rendahRendah

Kesimpulannya, GNOME Resources unggul dalam hal tampilan dan dukungan hardware modern, sementara htop/btop lebih cocok untuk pengguna yang nyaman di terminal dan menginginkan informasi mentah.

Tips dan Trik Memaksimalkan GNOME Resources

Rencana Pengembangan ke Depan

Pengembang berencana menambahkan dukungan untuk lebih banyak sensor (suhu, voltase), integrasi dengan systemd untuk manajemen service, dan mungkin tampilan historis. Untuk sekarang, GNOME Resources sudah sangat matang dan layak digunakan sehari-hari.

Kesimpulan: Haruskah Anda Beralih ke GNOME Resources?

Jika Anda pengguna GNOME dan menginginkan monitor sistem yang modern, informatif, dan mendukung hardware terbaru (terutama NPU), maka GNOME Resources 1.10 adalah jawabannya. Dengan tambahan fitur seperti pencarian multi-proses dan deteksi AppImage, aplikasi ini semakin matang. Meskipun paket Flatpak adalah cara resmi, ketersediaan paket native di berbagai distro memudahkan siapa saja untuk mencobanya.

Aku pribadi sudah beralih sepenuhnya ke GNOME Resources dan tidak menoleh ke belakang. Cobalah sendiri, dan rasakan perbedaannya! Jangan lupa tinggalkan komentar atau cerita pengalaman Anda di kolom di bawah. πŸ‘‡