Halaman ini berisi tiga metode untuk memperbaiki GRUB di Debian/Ubuntu dan turunannya: otomatis, manual, dan troubleshooting. Pilih cara yang sesuai dengan kondisi sistem Anda.

1. Perbaikan Otomatis dengan Skrip
Cara ini paling cepat dan cocok untuk pemula. Pastikan Anda tahu nama disk target Anda (misalnya /dev/sda).
#!/bin/bash
# fix-grub.sh - Skrip perbaikan GRUB otomatis
DISK="$1"
if [ -z "$DISK" ]; then
echo "Penggunaan: sudo $0 /dev/sdX"
exit 1
fi
mount "${DISK}1" /mnt
for i in /dev /proc /sys; do mount --bind "$i" "/mnt$i"; done
chroot /mnt grub-install "$DISK"
chroot /mnt update-grub
for i in /sys /proc /dev; do umount "/mnt$i"; done
umount /mnt
echo "GRUB berhasil diperbaiki. Silakan reboot."
2. Perbaikan Manual Langkah demi Langkah
Jika Anda ingin memahami prosesnya atau skrip otomatis gagal, ikuti langkah-langkah manual ini dari Live USB.
- Cari partisi root Linux Anda:
sudo fdisk -l - Mount partisi tersebut (ganti
sda1sesuai kebutuhan):sudo mount /dev/sda1 /mnt - Bind direktori penting:
for i in /dev /proc /sys; do sudo mount --bind $i /mnt$i; Periksa kembali target perintah dan siapkan cadangan data sebelum menjalankannya. done - Masuk ke lingkungan chroot:
sudo chroot /mnt - Instal ulang GRUB (ganti
sdajika perlu):grub-install /dev/sdaupdate-grub - Keluar, unmount, dan reboot:
exitsudo umount /mnt/{dev,proc,sys}sudo umount /mntsudo reboot
3. Troubleshooting (Untuk UEFI)
Jika sistem Anda menggunakan UEFI, Anda mungkin perlu me-mount partisi EFI secara spesifik di dalam chroot.
# Setelah masuk chroot, jalankan ini sebelum grub-install
# Ganti sda1 dengan partisi EFI Anda
mount /dev/sda1 /boot/efi
grub-install --target=x86_64-efi --efi-directory=/boot/efi
update-grub