
Sumber: Infografis Linux File System (2025)
Isinya: ls, cat, rm, cp, mv, echo, dll.
Semua orang bisa pakai, bahkan saat sistem lagi “rusak parah”.
Kalau ini ilang? Ya... Linux bakal nangis. 😭
Ada: vmlinuz (kernel), initramfs, grub.cfg.
GRUB baca dari sini buat nampilin menu boot.
Jangan sembarangan edit, bisa-bisa laptop tidak nyala!
Contoh: /dev/sda = harddisk pertama, /dev/null = lubang hitam, /dev/random = angka acak.
Keren, kan? Linux bilang: “Semua adalah file!”
Isinya: /etc/passwd, /etc/fstab, /etc/hosts, config Apache, SSH, dll.
Tempat favorit sysadmin buat ngoprek setting.
/home/frijal/ → folder kamu. Isi: dokumen, foto, .bashrc, .config/.
Root tidak punya rumah di sini. Dia tinggal di /root.
File .so — kayak DLL di Windows.
Tanpa /lib, banyak aplikasi error: “library not found”.
Colok USB → otomatis muncul di /media/nama-kamu/USB-NAME.
Bisa di-unmount aman lewat file manager.
Dulu dipakai buat mount manual. Sekarang lebih sering /media.
Contoh: mount /dev/sdb1 /mnt/backup
Contoh: Google Chrome, VS Code, Zoom.
Struktur: /opt/nama-app/
Bukan file beneran, tapi virtual!
Contoh: /proc/cpuinfo, /proc/meminfo, /proc/1234/ → proses PID 1234.
Bukan di /home/root, tapi langsung /root.
Jangan masuk kalau tidak perlu. Bahaya! ⚠️
PID file, socket, status service. Hilang pas reboot.
Contoh: /run/user/1000/ → data user kamu saat login.
Isi: fdisk, reboot, ifconfig, fsck.
Harus pake sudo atau login root.
Contoh: /srv/www/ → file website, /srv/ftp/ → file FTP.
Jarang dipakai di desktop, tapi wajib di server.
Mirip /proc, tapi lebih modern.
Bisa ubah setting kernel real-time.
File di sini otomatis dihapus pas reboot.
Kadang penuh → bikin sistem lemot.
Strukturnya: /usr/bin, /usr/lib, /usr/share, /usr/local.
Besar banget, isinya ratusan MB sampai GB.
Contoh: /var/log/ → log sistem, /var/www/ → web files.
Kalau penuh → sistem bisa error!
Tips Praktis Buat Pemula Linux
- Jangan takut buka terminal:
ls -la /→ lihat semua folder root - Coba jelajahi:
cd /proc && cat cpuinfo→ info CPU - Backup dulu sebelum edit
/etcatau/boot - Pake
tree:sudo apt install tree && tree -L 2 /→ lihat struktur rapi - Baca man page:
man hier→ penjelasan resmi FHS (Filesystem Hierarchy Standard)
/home = kamar pribadi/etc = ruang kontrol/var = gudang yang selalu bertambah/usr = perpustakaan besar/tmp = meja kerja sementara/root = kamar bos (jangan masuk sembarangan!)Semua punya fungsi, tidak ada yang sia-sia. Makanya Linux stabil — karena semua terstruktur!
Kalau kamu baru belajar Linux, mulai dari:
ls -la /
Terus jelajahi satu per satu. Seru kok! 🐧✨