Sehari setelah peluncuran gemilang kernel Linux 7.1 versi hulu (upstream), komunitas pendukung kebebasan perangkat lunak kembali disuguhkan sebuah pembaruan penting. Yayasan Perangkat Lunak Bebas Amerika Latin (FSFLA) secara resmi telah meluncurkan GNU Linux-libre 7.1.
Bagi kamu yang belum familier, GNU Linux-libre adalah versi kernel Linux murni yang secara agresif melakukan de-blobbing. Ini adalah proses "pembersihan" secara menyeluruh untuk membuang segala jenis microcode atau firmware biner yang bersifat tertutup (non-bebas) dari berbagai driver. Tujuannya hanya satu: memastikan bahwa inti sistem operasi yang kamu jalankan 100% menghormati kebebasan pengguna.
🧹 Bersih-Bersih Ekstensif di Versi 7.1
Pada rilis 7.1 ini, tim pengembang masih berhadapan dengan masalah klasik yang terus berulang: ketergantungan yang makin parah pada firmware biner di berbagai perangkat keras modern, khususnya untuk kartu grafis (GPU) dan jaringan WiFi. Berikut adalah ringkasan perubahan teknis yang berhasil dirapikan di GNU Linux-libre 7.1:
- Perbaikan Kompilasi Rust: Akhirnya, masalah kompilasi dengan dukungan bahasa pemrograman Rust telah diperbaiki (berkat kontribusi dari Luke Yasuda dan Megver83). Perbaikan krusial ini bahkan langsung di-backport ke rilis stabil
7.0.*-gnu. - Optimalisasi Driver: Pembersihan kode terus dilanjutkan pada Nova-core, dokumentasi hx9023s, berkas devicetree prueth (yang kini sudah diurutkan dengan rapi), btmtk, qat_6xxx, amdgpu, m88ds3103, saa7164, r8169, ath12k, mt792x, hingga mt7996.
- Penyaringan Pendatang Baru: Membersihkan gumpalan biner dari jembatan DP MST Lontium LT8713SX yang baru, serta chip wireless Realtek 802.11be 8922D.
- Pembersihan Ekstrem di Qualcomm: Tim juga harus menyapu bersih ribuan nama blob (berkas biner) baru yang menyusup ke dalam berkas devicetree untuk perangkat SoC Qualcomm. Selain itu, pembersihan pada
rtw89juga disesuaikan untuk mengimbangi refactoring dari pihak hulu. - Pemangkasan Driver Kuno: Sesuai dengan kebijakan kernel utama, GNU Linux-libre 7.1 resmi membuang modul pembersihan untuk berbagai driver yang sudah usang, seperti FORE Systems 200E-series, Alteon AceNIC, YAM untuk AX.25, SMC 91Cxx PCMCIA, dan Sedlbauer Speedfax+.
🕰️ Salam Perpisahan untuk Intel 486
Di balik serangkaian pembaruan teknis di atas, ada sebuah pesan emosional dalam rilis kali ini. Menyusul keputusan kernel Linux hulu (upstream) yang secara resmi menghentikan dukungan untuk CPU lawas Intel 486, tim GNU Linux-libre pun harus mengucapkan selamat tinggal yang cukup menyesakkan.
Dalam pengumuman resminya, tim menyertakan refleksi yang begitu mendalam—bahkan menyempatkan diri untuk membuat karya seni khusus bernuansa pensiunnya i486 untuk rilis 7.1 ini:
"Jika seseorang membuat perangkat kebangkitan bertenaga i486 hari ini, para pencinta nostalgia yang membelinya akan segera sadar bahwa mereka tidak lagi bisa memasang kernel modern di dalamnya. Dunia telah bergerak maju.
Ini menyedihkan, tidak hanya karena mesin i486 yang bertahan selama ini sebentar lagi cenderung tidak memiliki kernel yang terawat, dan pada akhirnya dikutuk untuk berakhir di tempat pembuangan sampah (atau museum luring!) meskipun masih berfungsi. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem. Tetapi, hal ini juga menyedihkan karena jendela bagi kita untuk menggunakan sisa-sisa prosesor x86 yang benar-benar bisa digunakan dalam 'kebebasan' (tanpa firmware yang tidak transparan) perlahan mulai tertutup rapat. *sniff*"
Perpisahan ini menandakan akhir dari sebuah era, di mana perangkat keras masa lalu jauh lebih transparan dibandingkan mesin-mesin modern yang sarat dengan kotak hitam biner dari pabrikan.
Bagi kamu yang masih teguh memegang prinsip purisme perangkat lunak bebas (free software), arsip lengkap beserta rilis kernel GNU Linux-libre 7.1 terbaru ini dapat diunduh dan dipelajari secara langsung lewat repositori resmi mereka.