The development for Ubuntu 26.04 codenamed 'Resolute Raccoon' has already begun. Ini adalah rilis Long-Term Support (LTS) dan merupakan rilis yang sangat penting karena kita akan melangkah lebih jauh ke era Wayland-only di dunia Linux.
Sebagai pengguna, ini berarti pembaruan besar pada stabilitas dan pengalaman desktop. Yuk, kita lihat bersama jadwal rilis Ubuntu 26.04 dan fitur-fitur keren apa saja yang direncanakan!
Ubuntu 26.04 LTS dijadwalkan rilis secara resmi pada tanggal 23 April 2026. Berikut adalah jadwal rilis beserta totidak penting (milestones) yang harus kamu catat:
| Tanggal | Acara |
|---|---|
| 19 Februari 2026 | Feature Freeze (Pembekuan Fitur) - Setelah tanggal ini, fitur baru tidak akan ditambahkan lagi. |
| 12 Maret 2026 | User Interface Freeze (Pembekuan Tampilan Antarmuka) |
| 19 Maret 2026 | Kernel Feature Freeze (Pembekuan Fitur Kernel) |
| 26 Maret 2026 | Beta Release (Rilis Beta) - Versi yang siap untuk pengujian publik yang lebih luas. |
| 9 April 2026 | Kernel Freeze (Pembekuan Kernel) |
| 16 April 2026 | Release Candidate (Kandidat Rilis) - Versi terakhir sebelum final. |
| 23 April 2026 | Final Release (Rilis Akhir Resmi) |
Perlu diingat ya, jadwal di atas mungkin saja berubah seiring berjalannya proses pengembangan. Meskipun begitu, tanggal rilis finalnya biasanya tetap dipertahankan!
Karena ini masih tahap yang sangat awal dari pengembangan, beberapa poin di bawah ini adalah prediksi. Artinya, beberapa fitur yang tercantum bisa saja berubah atau dibatalkan menjelang rilis final. Namun, ini adalah kabar-kabar paling hangat yang patut kita nantikan!
Sudah pasti, Ubuntu 26.04 LTS akan menggunakan versi GNOME terbaru pada saat rilisnya. Dan GNOME terbaru saat itu diprediksi kuat adalah GNOME versi 50.
Apa saja yang ditawarkan GNOME 50? Nah, itu juga masih dalam tahap pengembangan, dan gambaran lengkapnya baru akan terlihat jelas saat kita memasuki tahun 2026. Yang jelas, dengan GNOME versi baru, kita perlu bersiap melihat beberapa aplikasi GNOME klasik diganti oleh versi modern mereka. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem. Tren ini sudah terlihat di rilis-rilis sebelumnya, di mana GNOME mengganti editor teks default, penampil dokumen, terminal, dan lain-lain, dengan versi yang lebih rapi dan menggunakan desain libadwaita.

Totem sudah menjadi pemutar video default di Ubuntu selama waktu yang cukup lama. Di Ubuntu 26.04, diprediksi Showtime akan mengambil alih perannya.
Showtime terlihat ramping dan modern, sangat cocok dengan prinsip desain GNOME baru yang menggunakan libadwaita. Antarmukanya minimalis, tapi kamu tetap mendapatkan semua kontrol dasar yang kamu butuhkan. Kontrol-kontrol tersebut bisa diakses dengan mengklik simbol roda gigi di kanan bawah atau dengan klik kanan di mana saja pada pemutar.



GNOME 50 juga kemungkinan besar akan memiliki monitor sistem default baru yang disebut Resources. Ini sedikit mengejutkan karena Resources bukanlah aplikasi inti GNOME (GNOME Core app), melainkan aplikasi GNOME Circleβartinya alat yang dibuat komunitas tetapi memenuhi standar desain GNOME.
Meskipun Monitor Sistem yang lama menurut aku pribadi sudah cukup bagus, tim GNOME tampaknya ingin memberikan pengalaman yang lebih konsisten secara visual.

Ubuntu 26.04 akan menyediakan varian amd64v3/x86-64-v3 untuk semua paket yang ada, dan semuanya akan diuji secara menyeluruh. Meskipun beberapa paket sudah tersedia dalam format ini di Ubuntu 25.10, rilis LTS ini akan memiliki semua paketnya dalam varian yang dioptimalkan ini. Ini adalah berita baik untuk kamu yang punya hardware modern!
Apa itu x86-64-v3? Begini sederhananya: Kamu pasti tahu apa itu x86-64 dan amd64, kan? Itu adalah arsitektur 64-bit untuk prosesor Intel dan AMD yang sudah ada selama hampir dua dekade.
Namun, tidak semua prosesor 64-bit dibuat sama. Prosesor generasi baru mendukung lebih banyak set instruksi (instruction sets) dibandingkan pendahulunya. Oleh karena itu, mereka diberi label sebagai varian arsitektur v2/v3/v4.
Intinya, jika kamu menggunakan CPU yang relatif baru, kamu bisa beralih ke varian v3 dari paket-paket tersebut dan mendapatkan peningkatan performa yang signifikan. Namun, jangan khawatir! Varian v3 ini cenderung tidak menjadi default. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem. Jadi, kalau kamu masih menggunakan mesin yang agak tua, tidak perlu pusing, semuanya akan tetap berjalan dengan versi lama yang stabil. Peningkatan ini sifatnya opsional, tapi sangat menguntungkan!

Snapshot bulanan pertama dari rilis pengembangan Ubuntu 26.04 kini sudah tersedia bagi mereka yang ingin mencoba dan menguji kestabilannya. Jika kamu mengujinya, jangan lupa laporkan bug atau kesalahan yang kamu temukan tepat waktu. Kalau tidak, apa gunanya menguji, kan?
Ini adalah rilis Long-Term Support. Ekspektasi umumnya tinggi, apalagi dengan kode nama 'Resolute Raccoon'. Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem. Apa harapanmu? Fitur apa yang salah satu yang kamu tunggu atau yang salah satu yang kamu inginkan hadir di versi mendatang nanti? Hasil dapat berbeda tergantung perangkat, versi paket, dan konfigurasi sistem.