Panduan Migrasi GitHub Actions ke Node 24: Aman untuk Pengguna Bun

Node.js 20 akan mencapai End of Life pada April 2026, dan GitHub akan mengganti default runner mereka ke Node 24 mulai 2 Juni 2026. Bagi pengguna Bun, ini bukan ancaman—asalkan kamu tahu langkah tepat. Simak panduan lengkapnya di sini.

Dunia DevOps sedang bersiap untuk perubahan besar. Node.js 20 akan mencapai masa End of Life (EOL) pada April 2026, dan GitHub akan mulai mengganti default runner mereka ke Node 24 pada 2 Juni 2026. Artikel ini merangkum langkah strategis bagi pengguna Bun untuk memastikan transisi ini berjalan mulus tanpa merusak workflow otomatisasi kamu.

Bagi siapa pun yang menggunakan GitHub Actions untuk CI/CD, perubahan ini tidak bisa diabaikan. Meskipun proyekmu menggunakan Bun sebagai runtime dan package manager utama, lingkungan runner GitHub tetap berjalan di atas Node.js. Jika lingkungan tersebut beralih ke versi 24, maka dependensi native—seperti sharp atau @minify-html/node—bisa mengalami kegagalan build jika tidak disiapkan dengan benar.

Ilustrasi proses migrasi GitHub Actions dari Node 20 ke Node 24 dengan latar belakang kode dan logo Bun
Ilustrasi transisi GitHub Actions menuju Node 24—sebuah momen penting bagi para pengguna Bun.

Mengapa Node 24 Penting bagi Pengguna Bun?

Meskipun kamu menggunakan Bun sebagai runtime dan package manager utama, GitHub Actions (CI/CD) tetap berjalan di atas lingkungan yang disediakan GitHub. GitHub menggunakan Node.js untuk menjalankan runner mereka. Jika environment ini berubah ke versi 24, maka dependensi native (seperti sharp atau @minify-html/node) di proyekmu bisa mengalami kegagalan build jika tidak disiapkan dengan benar.

Perubahan ini terjadi di lingkungan runner GitHub Actions, dan alasan utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan performa sistem CI/CD agar tidak tertinggal dari standar teknologi terbaru. Bagi kamu yang sudah mengadopsi Bun, kabar baiknya adalah Bun menangani modul native dengan lebih tangguh dibanding Node.js tradisional—tapi tetap perlu pengujian dini.

Langkah-Langkah Migrasi Praktis

1. Update Konfigurasi package.json

Pastikan engine proyek kamu sudah mendukung Node 24 agar sistem mengenali bahwa proyekmu siap untuk lingkungan terbaru. Tambahkan blok berikut:

{
 "engines": {
 "node": ">=24.0.0"
 }
}

2. Uji Coba dengan GitHub Actions (Flag Pengujian)

Jangan menunggu Juni 2026. Kamu bisa memaksa GitHub untuk menjalankan workflow kamu dengan Node 24 sekarang juga. Tambahkan ini ke file .github/workflows/*.yml milikmu:

jobs:
 build:
 runs-on: ubuntu-latest
 env:
 FORCE_JAVASCRIPT_ACTIONS_TO_NODE24: true
 steps:
 - uses: actions/checkout@v4
 - uses: actions/setup-node@v4
 with:
 node-version: '24'
 - uses: oven-sh/setup-bun@v2
 with:
 bun-version: latest
 - run: bun install
 - run: bun run build

3. Penanganan Modul Native

Jika proyekmu menggunakan sharp atau @minify-html/node, pastikan kamu menggunakan versi terbaru. Karena kamu memakai Bun, keuntungan besarnya adalah Bun menangani modul native dengan jauh lebih efisien dibanding npm. Namun, pastikan kamu selalu menjalankan bun install --frozen-lockfile di CI untuk menjamin konsistensi binary yang ter-download.

Analisis Modul Native di Proyekmu

Berdasarkan package.json yang kamu miliki (dengan asumsi proyek menggunakan Bun), berikut hasil cek kesehatan untuk migrasi ke Node 24:

ModulStatusTindakan
sharp ^0.34.5KritisSegera cek apakah sudah ada update ke versi 0.35.x atau terbaru yang mendukung Node 24.
@minify-html/node ^0.18.1KritisPastikan binary-nya kompatibel dengan Node 24. Update ke versi terbaru.
cheerio, glob, xmldom, tumblr.jsAman (pure JS)Re-test setelah migrasi, biasanya aman.
wrangler ^4.72.0PentingUpdate ke versi terbaru agar integrasi Cloudflare tetap mulus.

Tips khusus Bun: Jalankan bun install --frozen-lockfile di CI untuk menghindari kompilasi ulang yang berisiko.

Checklist Migrasi Singkat

Keuntungan Pakai Bun: Kenapa Kamu Lebih Santai?

Bun punya mekanisme bundling dan native module handling yang berbeda (dan seringkali lebih tangguh) daripada Node.js tradisional. Bun seringkali bisa langsung menjalankan binary tanpa perlu proses kompilasi ulang yang menyiksa seperti npm rebuild. Karena itu, risiko breakage akibat migrasi Node 24 jauh lebih kecil.

Selain itu, Bun memiliki performa instalasi yang sangat cepat dan dukungan bawaan terhadap TypeScript serta ESM. Hal ini membuat proses CI/CD menjadi lebih efisien, terutama jika dikombinasikan dengan GitHub Actions yang sudah dioptimalkan.

Kesimpulan

Transisi ke Node 24 bukan sesuatu yang menakutkan, terutama bagi kamu pengguna Bun yang sudah memiliki keunggulan performa. Kunci utamanya adalah pengujian lebih awal. Dengan menambahkan flag FORCE_JAVASCRIPT_ACTIONS_TO_NODE24: true di workflow GitHub Actions sekarang, kamu sudah selangkah lebih maju dibanding mereka yang baru akan panik di bulan Juni nanti.

Tetap santai, lakukan testing, dan jaga agar workflow kamu tetap hijau!